Abstract :
Aliran air sungai di Kec. Bontomarannu Kab. Gowa diindikasi mengandung bahan pencemar. Hal ini terjadi karena disepanjang sungai yang mengalir terdapat daerah industri, pemukiman, pertanian dan peternakan yang berpotensi menyebabkan pencemaran pada air sungai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar COD (Chemical Oxygen Demand) dan faktor yang menyebabkan terjadinya pencemaran pada aliran sungai di Kec. Bontomarannu Kab. Gowa. Parameter kualitas air yang diteliti adalah COD (Chemical Oxygen Demand) dengan 3 faktor yang di indikasi menyebabkan pencemaran yaitu, Fe
(Besi), Nitrat, dan pH (Keasaman). Penelitian ini dilakukan pada 3 stasiun
pengambilan sampel dan masing-masing stasiun terdapat 3 titik pengambilan
sampel. Masing-masing titik dibedakan kedalaman pengambilan sampel airnya
yaitu 20 cm, 30 cm, dan 40 cm. Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 82
Tahun 2001 Tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air,
baku mutu yang digunakan adalah kelas II yaitu 25 mg/l. Dari hasil analisis
dengan menggunakan analisis univarat varians pada rancangan bujur sangkar latin
(Latin Square) menunjukkan bahwa dengan 5% maka FF atau {0,05(2,2)}hitung tabel 1,75996 19,0 sehingga kondisi air sungai masih baik. Karena tidak ada
perbedaan yang nyata. Sedangkan faktor yang menyebabkan pencemaran pada air
sungai adalah kandungan Fe yang berlebih pada beberapa titik pengambilan
sampel penelitian