Abstract :
Dari hasil pengamatan uji efek antidiare ekstrak etanol daun salam untuk awal
terjadinya diare dosis 20 mg/kgbb, 40 mg/kgbb, dan 80 mg/kgbb, kontrol negatif NaCMC,
dan pembanding Loperamid HCL secara berturut-turut adalah menit ke 57,57,6, 53,333, 64,33, 52,66. Untuk berat feses diperoleh rata-rata secara berturut-turut 0,3243, 0,3417, 0, 2537, 0,5286, 0,2017. Lalu untuk frekuensi diare diperoleh hasil rata-rata adalah 8,6, 9, 8,6, 11, 8,3. Dan untuk lama terjadinya diare diperoleh hasil
rata-rata 207,33 menit, 130 menit, 78,66 menit, 229 menit dan 87,33 menit. Dari hasil yang diperoleh didapatkan ekstrak etanol daun salam dapat memberikan efek antidiare dengan dosis optimum 20 mg/kgbb.