Abstract :
Hasil penelitian diperoleh responden dengan pemenuhan kebutuhan spiritual terpenuhi yang motivasi kesembuhannya tinggi sebanyak 76,6%, dan yang tidak terpenuhi tetapi motivasi kesembuhannya tinggi (6,2%), motivasi sedang (14,1%) dan motivasi kurang yaitu (3,1%). Berdasarkan uji statistik melalui uji Chi-Square pada taraf kemaknaan yang ditetapkan α = 0,05 didapatkan ρ = 0,000, dimana ρ < α yang artinya H0 ditolak dan Ha diterima. Hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pemenuhan kebutuhan spiritual dengan motivasi kesembuhan pasien pada pasien rawat inap di Rumah Sakit Ibnu Sina YW-UMI Makassar.