Abstract :
Hasil penelitian ini menunjukkan mimpi adalah sebuah peristiwa yang terlihat ketika seseorang tertidur, di mana mimpi itu terkadang mengandung kebenaran dan terkadang pula hanya sekedar bunga tidur yang tidak terdapat unsur kebenaran di dalamnya. Sementara hadis 3 macam mimpi terdapat 13 riwayat melalui 2 sahabat dari 7 mukharij. Sanad dan matan hadis yang diteliti berkualitas sahih. Sanadnya dinilai sahih karena periwayatannya bersambung, periwayatnya ‘a dil dan da bit , serta tidak ditemukan syaz dan ‘illah. Matan hadis 3 macam mimpi terdapat banyak perbedaan dalam
periwayatannya karena mengalami penambahan (ziyadah), pengurangan (nuqsan), pemutar balikkan lafal (inqilab), perubahan (tagyir), dan sisipan (idraj), akan tetapi semua
itu tidak sampai merusak makna hadis sehingga terhindar dari ‘illah. Matan hadis 3 macam mimpi ini juga selaras dengan al-Qur’an, hadis sahih , fakta sejarah dan logika sehingga terhindar dari syaz. Secara tekstual mimpi terdapat 3 macam: yakni 1. Kabar gembira dari Allah, 2. Omongan/ilusi diri sendiri dan 3. Kekhawatiran dari syaitan. Namun jika dilihat
dari segi kandungan hadis 3 macam mimpi, terdapat 3 kandungan yaitu 1. Sumber datangnya mimpi, 2. Materi mimpi dan 3. Adab-adab ketika bermimpi.