Abstract :
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam kondisi politik pada umumnya di Afrika Utara mengalami kemajuan pesat seiring dengan perkembangan zaman, sedangkan dalam kondisi ekonomi, kemajuan Perancis dalam melakukan penguasaan atas wilayah Afrika Utara akhirnya membawa muslim untuk turut andil dalam proses keseimbangan cara pandang dan usaha
pertambangan yang dimanfaatkan sesuai kebutuhan pelaku usaha, ini berarti pola pergeseran dan percampuran lebih ditentukan dengan kemajuan teknologi. Dalam kondisi sosial budaya, percampuran diarahkan sangat ditentukan oleh konsistensi muslim untuk tetap menjadikan Al-Qur'an sebenar
benarnya firman Allah SWT dan hadits sahih sebagai panutan kenabian SAW.