Abstract :
Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Interaksi sosial To Tallas masih
jarang dilakukan dengan kelompok lain. Status sosial yang dilekatkan kepada mereka
berkonsekuensi terhadap komunikasi masyarakat Tallas dengan kelompok lain
menjadi terbatas. Perasaan berada pada kelas sosial yang lebih rendah cenderung
mendorong mereka memosisikan kelompoknya sebagai masyarakat minoritas
sehingga proses interaksi sosial masyarakat Tallas dengan kelompok di luar
komunitasnya kurang berjalan dengan baik. (2) Pola komunikasi To Tallas cenderung
terbuka ketika mereka melakukan interaksi dengan sesama kelompoknya. Sebaliknya,
mereka cenderung bersikap tertutup ketika masyarakat Tallas melakukan komunikasi
dengan kelompok di luar komunitasnya. Lawan bicara dituntut mempunyai inisiatif
memulai pembicaraan terlebih dahulu, hal tesebut berkonsekuensi terhadap lawan
bicara dari mereka yang lebih dominan ketika proses interaksi sosial.