Abstract :
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwapenerapan komunikasi
antarpribadi dalam melayani calon jamaah haji mengacu pada komunikasi timbal
balik (diadik) dengan teknik penyampaian pesannya secara informatif, persuasif,
dan pendampingan secara personal (face to face) serta menggunakan komunikasi
secara dialogis. Adapun faktor penghambat adalah beragam pendidikan calon
jamaah haji, umur calon jamaah haji yang rata-rata di atas 40 tahun, serta lamanya
daftar tunggu jamaah haji.
Implikasi penelitian ini diharapkan kepada petugas pelayanan haji sedapat
mungkin mengerti dan memahami keinginan dari calon jamaah haji dalam
menyampaikan informasi atau pesan agar penyampaian informasi dan materi bias
berjalan efektif. Oleh karena itu, calon jamaah haji diharapkan berperan aktif demi
kelancaran pelaksanaan haji.