Abstract :
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kaitan antara kepercayaan suku Kajang dan sarung tenun adalah karena masyarakat Kajang masih mempercayai hal-hal mistik
yang berkaitan dengan hal-hal yang ghaib, dan makna dari sarung tenun hitam bagi masyarakat Kajang adalah masyarakat masih memiliki sikap kekaguman bagi sarung hitam warisan nenek moyang terdahulu sebagai sikap kesederhanaan dan kesetaraan antara mereka, serta faktor yang mempengaruhi produksi dan pemakaian sarung hitam berkurang yaitu faktor pendidikan juga penting bagi remaja, faktor usia karena banyak dari mereka yang sudah tua dan kurangnya minat pemakaian sarung tenun karena zaman semakin modern dan terpengaruh dengan pakaian modern.