Abstract :
Hasil penelitian menunjukan bahwa ada tiga langkah yang dilakukan oleh
Musyrif (pembimbing) dalam mengatasi kenakalan santri, pertama adalah langkah
Preventif, kedua langkah Represif dan ketiga adalah langkah Kuratif sedangkan faktor
pendukung dalam mengatasi kenakalan santri yaitu terdapat penanaman ajaran agama
dari pihak pesantren, santri memiliki kesadaran untuk taat kepada tata tertib,
terjalinnya kerjasama antara Bimbingan Konseling di asrama dengan Bimbingan
Konseling di sekolah, terjalinnya komunikasi secara intensif dengan orang tua santri.
Adapun faktor penghambatnya adalah padatnya aktifitas santri sehingga kurang
intensif dalam memberikan bimbingan, kurangnya penanaman pengajaran agama oleh
orang tua sebelum memasukkan anaknya ke pondok pesantren dan kuatnya santri
dalam hal-hal yang bersifat negatif.