Abstract :
Hasil penelitian menjelaskan bahwa, fungsi perencanaan pada Program KIA
dimulai dengan mengidentifikasi masalah, menentukan prioritas masalah sampai
menetapkan tujuan dan kegiatan yang ingin dicapai hal ini sesuai dengan tahapan
perencanaan program pada umumnya. Pengorganisasian dilakukan dalam pembagian
tugas kerja dan menyusun kelompok kerja yang dirumuskan secara bersama-sama
sesuai dengan kompetensi masing-masing pegawai. Kemampuan pimpinan dalam
memberikan motivasi dan bimbingan dalam fungsi pergerakan telah dilaksanakan,
adanya bantuan program EMAS juga turut menjadi penunjang indikator keberhasilan
program kerja karena adanya pelatihan dalam rangka meningkatkan skill para bidan.
Bentuk pengawasan pada program KIA di Puskesmas Kampili dilakukan secara rutin
oleh Kepala Puskesmas serta di awasi secara langsung oleh Bidan Koordinator. Serta
fungsi evaluasi untuk menilai keberhasilan program yang menjadi tolak ukur dari
pelaksanaan kegiatan yang telah dilakukan, dengan melihat standar pelayanan minimal
yang sudah disusun