Abstract :
Dari proses dan hasil penelitian penulis lakukan hadis shalat sebagai obat memiliki kualitas daif. Kecacatan hadis shalat sebagai obat disebabkan penilaian ulama terkait keadilan Zawwad Bin Ulbah dan Lais Bin Abi Sulaim, meski terdapat perbedaan penilaian akan tetapi kebanyakan yang menilai daif atau memberikan penilaian jarh. Dari analisis kandungan hadis peneliti mendapati bahwa implementasi shalat dan gerakan-gerakannya dapat menyehatkan, baik penyakit fisik maupun jiwa. karena ditinjau dari sisi medis ternyata shalat sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh dan dibuktikan secara ilmiah.