Abstract :
Berdasarkan data sekunder yang diperoleh diketahui bahwa dalam seharinya PLTU ini
menghasilkan ±96,07 ton fly ash dan ±41,62 ton bottom ash kemudian dilakukan
pengujian di laboratorium dengan metode analisa kandungan unsur menggunakan
metode XRF yang menunjukkan bahwa unsur tertinggi adalah silika dan besi
sedangkan dari hasil perhitungan kadar LOI diketahui bahwa fly ash memiliki
kadar karbon yang rendah sehingga baik digunakan sebagai pencampur semen
sedangkan bottom ash mengandung kadar karbon tinggi sehingga cocok
diaplikasikan ke bahan polimer. Kemudian dianalisa lebih lanjut dengan metode
XRD dan diperoleh data bahwa fly ash dan bottom ash didominasi oleh phasa
quartz dengan struktur kristal trigonal (hexagonal axes), selain itu juga terdapat
phasa mullite dengan struktur kristal orthorombic dan mineral pembentuk
senyawa besi yang dominan terdapat pada bottom ash yaitu maghemite dengan
struktur cubic dan tetragonal.