Abstract :
Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya-upaya yang dilakukan dalam meningkatkan
jiwa entrepreneur terhadap para santri terdapat 2 upaya, yaitu melalui pengkaderan entrepreneur
dan unit-unit usaha yang disediakan, factor pendukung pelatihan entrepreneur adalah respon
yang baik dari para santri, pembina dan pengajar, serta masyarakat yang tinggal di pesantren, hal
tersebut juga didukung dengan adanya fasilitas yang diberikan pesantren serta modal dari wali
santri dan bantuan Bank Indonesia. Faktor penghambat adalah pembatasan penerimaan anggota
disetiap unitunit usaha yang menyebabkan santri tidak secara keseluruhan mengaplikasikan ide-ide yang diperoleh dari hasil pengkaderan. Peran pesantren dalam meningkatkan jiwa entrepreneur terhadap para santri, masyarakat dan pesantren yaitu memberikan ilmu dan
pengalaman berwirausaha dan memberikan kemudahan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari
serta dapat membantu ekonomi keluarga dan meberikan keuntungan bagi pesantren.