Abstract :
Berdasarkan hasil wawancara yang telah dilakukan maka kesimpulan adalah bentuk interaksi yang dilakukan yaitu pada interaksi verbal dimana Tumming dan Abu saling tukar percakapan satu sama lain dengan bintang tamu begitupun dengan
para subscriber melalui kolom komentar. Pada interaksi fisik dimana Tumming dan Abu melakukan kontak dengan menggunakan bahasa-bahasa tubuh,ekspresi wajah seperti adegan-adegan lucu Tumming dan Abu dibeberapa clip videonya. sedangkan pada interaksi emosional tidak semua bentuk interaksi emosional yang dilakukan oleh
Tumming dan Abu, seperti curahan perasaan tidak pernah diperlihatkan. Keduanya terlihat ekspresif terhadap siapapun yang ditemani berinteraksi. Sedangkan pada pola komunikasi yang dilakukan Tumming dan Abu hanya berkembang pada suatu
wilayah tertentu dan dimengerti oleh orang-orang yang tinggal di dalam wilayah itu sendiri dan istilah-istilah yang terkadang sering digunakan sebagai bahasa seharihari, dan akhirnya menjadi kebiasaan sehingga penonton saat ini susah
membedakannya dengan bahasa Indonesia itu sendiri.
Adapun implikasi penelitian adalah sebagai pengguna sosial media sebaiknya memperdalam pemahaman tentang hal-hal yang sangat pokok dalam komunikasi. karna kita tidak tahu siapa yang nantinya kita ajak untuk berkomunikasi. Yang harus
diketahui bahwa Interaksi sosial membentuk pola komunikasi hingga silaturahmi terjalin dengan baik dengan sesama.