Abstract :
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tradisi angngaru yang terdapat di
Kelurahan Gantarang di Kecamatan Tinggimoncong Kabupaten Gowa sebagai
kearifan lokal cenderung mengalami pergeseran nilai pada praktiknya seperti pelaku aru yang semestinya bukan dari bija karaeng kini keturunan raja sendiri yang melakukan praktik tersebut. ini menunjukan bahwa terjadinya hal seperti ini karena adanya faktor internal dan kurangnya rasa tanggung jawab dalam pengaplikasian untuk mempertahankan tradisi sebagai simbol identitas yang harus dipertahankan bukan untuk ditinggalkan.