Institusion
Universitas Islam Negeri Alauddin
Author
Subject
306.81 Pernikahan, Perkawinan
Datestamp
2018-05-08 03:57:17
Abstract :
Hasil penelitian ini mengungkapkan persepsi masyarakat terhadap tradisi
uang panai’dari berbagai sudut pandang baik dari sudut pandang agama, sosial,
ekonomi, dan budaya. Persepsi masyarakat terhadap uang panai’ sangat penting
dalam suatu perkawinan, bukan hanya sebagai syarat pernikahan dari adat Suku
Bugis-Makassar, tetapi sebagai uang belanja karena berfungsi dalam rangka
meningkatkan status sosial, gengsi sosial dan kelancaran atau keberhasilan suatu
perkawinan. Dampak positif yaitu Dampak positif dari tingginya uang panai yang
ditentukan adalah munculnya semangat kerja dengan pergi merantau demi
memenuhi permintaan yang telah ditentukan dan kembali setelah memiliki
sejumlah uang yang disyaratkan. Dampak negatif yaitu berakibat terjadinya
penyimpangan nilai, norma agama dan adat istiadat Suku Bugis-Makassar,
dampak negatif tersebut berupa tindakan yang disebut Silariang (kawin lari).