Abstract :
Skripsi ini yang berjudul Adat perkawinan di Desa Tambe Kecamatan Bolo
Kabupaten Bima ( study tentang unsur-unsur Budaya Islam).
Ada dua permasalah pokok disini yaitu: 1.Bagaimana prosesi adat pernikahan
masyarakat Desa Tambe Kecamatan Bolo Kabupaten Bima. 2. Unsur-unsur budaya
Islam apa saja dalam pelaksanaan upacara perenikahan masyarakat Desa Tambe
Kecamatan Bolo Kabupaten Bima.
Penyelesaian masalah tersebut, menggunakan metode penelitian kualitatif
yang berusaha mendapatkan informasi tentang objek yang diteliti sesuai realitas yang ada dalam masyarakat. Dalam penulisan skripsi ini, penulis langsung meneliti di Desa Tambe Kecamatan Bolo Kabupaten Bima untuk mencari data yang diperlukan terkait dengan pembahasan skripsi ini dan menggunakan metode wawancara, yakni pengumpulan data dengan cara melakukan wawancara langsung terhadap kepala Desa Tambe, pegawainya dan pemuka adat.
Dari hasil penelitian di dapatkan bahwa Desa Tambe menganggap pesta atau walimah itu merupakan suatu kewajiban yang harus dipenuhi sebagai pelanjut generasi dan sebagai anggota masyarakat. Tatacara pelaksanaan adat pernikahan desa tambe adalah melalui delapan yaitu : tahap (sebelum hari pernikahan), panati, wi’i nggahi (lamaran diterima), pita nggahi (persesuain pertunangan), wa,a co’i(pengantar mahar) Mbolo Weki, Teka Ra Ne’e tahap hari pernikahan, kapanca(berpacar atau hias), akad nikah, boho oi ndeu (menyiram air mandi), pamaco(sumbangan atau tanda mata).