Institusion
Universitas Islam Negeri Alauddin
Author
Subject
618.2 Obstetri, Ilmu Kandungan, Ilmu Kebidanan
Datestamp
2018-12-06 02:21:10
Abstract :
Angka BBLRdi Indonesia nampak bervariasi, secara nasional berdasarkan analisa lanjut SDK Iangka BBLR sekitar 7,5% (SDKI,2012). Prevalensi bayi berat lahir rendah di Provinsi Sulawesi Selatan pada tahun 2013 sebesar 4,260 kasusdari 145,076 kelahiran bayi, meningkat bila dibandingkan pada tahun 2010 sebanyak 2.412 kasus dari 147,794 kelahiran bayi (Dinkes Provinsi Sulsel, 2011). Kasus BBLR di kabupaten sinjai cukup tinggi dibandingkan dengan jumlah kasus di kabupaten lain. Berdasarkan data profil kesehatan provinsi Sulawesi Selatan tahun 2014 jumlah kasus BBLR di kabupaten Sinjai lebih tinggi yaitu sebanyak 187 kasus dari 3.956 kelahiran hidup, dibandingkan dengan di kabupaten lain seperti Bulukumba sebanyak 166 kasus dari 6.826 kelahiran hidup, bantaeng sangat rendah yaitu sebanyak 60 kasus dari 3.037 kelahiran hidup dan yang terakhir yaitu kabupaten Jeneponto sebanayak137 kasus dari 6.065 kelahiran hidup.