DETAIL DOCUMENT
Pandangan Mazhab Hanafi dan Syafi'i Tentang Wali Nikah serta Relefansinya dengan Undang-Undang No 1 Tahun 1974
Total View This Week1
Institusion
Universitas Islam Negeri Alauddin
Author

Subject
346.01 Hukum Keluarga, Hukum Pernikahan 
Datestamp
2018-12-07 01:57:32 
Abstract :
Hasil dari kajian ini di lihat dari perbedaan dan persamaanya, yaitu ulama Hanafi, berpendapat bahwa untuk perkawinan anak kecil baik sehat akal ataupun tidak sehat akal diwajibkan adahnya wali yang akan mengakadkan perkawinannya, sedangkan perempuan yang sudah dewasa dan sehat akalnya dapat melangsungkan sendiri akad perkawinannya tanpa adahnya wali, ulama Syafi‟iyah, Syafi‟i berpendapat bahwa setiap akad perkawinan yang dilakukan oleh wali baik itu perempuan sudah dewasa atau masih kecil, janda atau perawan, sehat akal atau tidak sehat akal tidak ada hak sama sekali bagi perempuan untuk mengakadkan perkawinannya. 

Institution Info

Universitas Islam Negeri Alauddin