DETAIL DOCUMENT
Pemahaman Masyarakat tentang Adat Istiadat Perkawinan Menurut Pandangan Islam di Desa Lassa-Lassa Kabupaten Gowa
Total View This Week15
Institusion
Universitas Islam Negeri Alauddin
Author

Subject
392.5 Adat Istiadat tentang Pernikahan dan Perkawinan 
Datestamp
2018-12-07 02:00:02 
Abstract :
Dari hasil tersebut dapat diketahui bahwa: pemahaman masyarakat tentang adat perkawinan pada mahar dan biaya walimah ialah salah satu syarat penting didalam suatu perkawinan yang harus disediakan oleh pihak laki-laki yang jumlah dan bentuknya ditentukan oleh kedua belah pihak lewat musyawarah keluarga pihak laki-laki dan pihak perempuan, dan apabila pihak laki-laki tidak mampu memenuhi permintaan pihak perempuan maka bisa saja terjadi pembatalan perkawinan. Sedangkan menurut pandangan Islam dalam perkawinan itu tidak boleh berlebihlebihan seperti meminta mahar dan uang belanja karena dapat merintangi perkawinan. Akibatnya pemuda-pemuda yang telah baligh takut mengajukan lamaran, sedangkan jalan kemaksiatan semakin banyak terbuka. Jika mahar dibuat mahal, akhirnya menyebabkan kerusakan dan keresahan di muka bumi. Karena itu, wanita yang paling kecil dan sedikit maharnya justru memiliki keagungan dan mendapat kebarakahan yang amat besar. Masyarakat Lassa-Lassa tetap menggunakan adat istiadatnya yang sudah terpelihara dalam masyarakat seperti meminta uang belanja cukup tinggi apalagi pihak keluarga perempuan memiliki status sosial yang tinggi yang sebenarnya dalam Islam dilarang untuk berlebih-lebihan. 

Institution Info

Universitas Islam Negeri Alauddin