DETAIL DOCUMENT
Pengaruh Cash Flow, Leverage, Capital Expenditure,Dan Investment Opportunity Set Terhadap Cash Holding pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia
Total View This Week0
Institusion
Universitas Katolik Darma Cendika
Author
Frelee, Trisha Claodia Prinzessa
Subject
HF5601 Accounting 
Datestamp
2022-10-26 09:00:43 
Abstract :
Ketersediaan kas dalam suatu perusahaan adalah hal yang penting karena kas merupakan aset perusahaan yang paling likuid dan dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan operasional perusahaan. Kondisi yang terjadi saat ini termasuk krisis keuangan baik yang menimpa di setiap negara maju dan berkembang ditekankan oleh kurangnya perusahaan dalam memegang dan mengelola kas. Penelitian ini menggunakan empat variabel independen (X) yaitu variabel cash flow (X1) , leverage (X2) , capital expenditure (X3), dan iinvestment opportunity set (X4) dengan cash holding sebagai variabel dependen (Y). Populasi dari penelitian ini yaitu seluruh perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI pada tahun 2018 yaitu yang terdiri atas 15 sub sektor industri manufaktur dan menggunakan sampel jenuh yaitu seluruh populasi dijadikan sampel yaitu sebanyak 91 perusahaan. Hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa hasil Uji Deskriptif Statistik yaitu normal, hasil Uji Asumsi Klasik yang terdiri dari normalitas, autokorelasi, multikolonieritas dan heteroskedasitas yaitu data yang dihasilkan berdistribusi normal. Hasil Analisis Regresi Linear yaitu Y: 0,464 - 0,274 X1 + 0,304 X2 ? 0,075 X3 + 0,125 X4. Hasil dari Uji F untuk kelayakan model yaitu nilai signifikansi pvalue < 0,05 dengan nilai tabel F sebesar 0,006 sehingga dapat disimpulkan bahwa keempat variabel datanya normal dan berpengaruh terhadap cash holding. Hasil uji t parsial untuk cash flow berpengaruh secara parsial dengan signifikansi (0,007 < 0,05) yang berarti lebih kecil dari nilai signifikan., leverage tidak berpengaruh secara parsial karena nilai signifikannya ( 0,796 > 0,05). Capital expenditure tidak berpengaruh karena memiliki nilai signifikansi sebesar (0,809 > 0,05) yang berarti lebih besar dari nilai signifikansi t , sedangkan investment opportunity set berpengaruh parsial signifikan karena memiliki nilai (0,040 < 0,05). Hal ini dapat dikatakan bahwa hanya ada dua variabel yang berpengaruh terhadap cash holding di perusahaan manufaktur. 
Institution Info

Universitas Katolik Darma Cendika