Abstract :
Pelayanan sebagai proses pemenuhan kebutuhan melalui aktivitas orang lain
secara langsung, merupakan konsep yang senantiasa aktual dalam berbagai aspek
kelembagaan. Pelayanan bukan hanya pada organisasi bisnis, tetapi telah
berkembang lebih luas pada tatanan organisasi pemerintahan. Standar pelayanan
adalah tolak ukur yang dipergunakan sebagai pedoman penyelenggaraan
pelayanan dan acuan pelayanan kualitas pelayanan sebagai kewajiban dan janji
penyelenggara pelayanan kepada masyarakat dalam rangka pelayanan yang
berkualitas, cepat, mudah, terjangkau, dan terukur. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui bagaimana kualitas pelayanan dan apa saja yang menjadi faktor yang
memperngaruhi kualitas pelayanan di kantor Kecamatan teluk Sebong kabupaten
Bintan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan
kuantitatif dengan fokus penelitian diantaranya tangible, reliability,
responsiviness, assurance, dan empathy. Teknik pengumpulan data yang peneliti
gunakan yaitu kuesioner yang disebarkan ke responden, observasi dan analisis
data. Di dalam penelitian ini, yang menjadi respondenn berjumlah 98 o rang dari
masyarakat Kecamatan Teluk Sebong. Untuk menentukan responden didalam
penelitian ini, peneliti menggunakan teknik cluster sampling. Berdasarkan hasil
penelitian yang dilakukan oleh peneliti dapat disimpulkan bahwa kualitas
pelayanan di Kantor Kecamatan Teluk Sebong masih kurang memuaskan
masyarakat. Masih ada pegawai yang kurang paham dengan keluhan masyarakat,
jangka waktu pelayanan yang cukup lama, dan kurang fasilitas sarana dan
prasarana di Kantor Kecamatan Teluk Sebong. Untuk itu peneliti men yarankan
agar kantor Kecamatan Teluk Sebong lebih meningkatkan kualitas pelayanan
yang lebih baik.