Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
Gusti, Asmara
Sapta, Nugraha
Anton Hekso, Yunianto
Subject
623.89 Navigation/Navigasi Kelautan, Navigasi Laut
Datestamp
2021-07-25 07:09:43
Abstract :
Indonesia telah menyumbang sekitar 19% dari total mangrove yang ada di
dunia, yaitu 3,48 juta hektar, terdiri dari kondisi mangrove baik seluas 1,67 juta
hektar, dan kondisi mangrove rusak seluas 1,81 juta hektar. Kerusakan mangrove
seluas 1,81 juta ha dan ketidak berhasilan rehabilitasinya lebih banyak disebabkan
oleh faktor manusia yaitu alih fungsi lahan menjadi tambak, perkebunan,
pembangunan infratruktur, pemukiman, dan penebangan liar. Tujuan dari
penelitian ini adalah merancang sebuah alat untuk menggantikan manusia agar
lebih aman dan memudahkan dalam melakukan pemantauan di perairan sungai
untuk melihat keberadaan dan aktifitas sekitar mangrove sesuai dengan titik-titik
yang ditentukan menggunakan Autonomous Surface Vehicle (ASV). Sistem
perangkat pada penelitian ini adalah menggunakan mikrokontroller APM 2.8 yang
telah dilengkapi sensor Global Positioning System (GPS) Neo-M8N, Inertia
Measuring Unit (IMU) dan Digital Compass sebagai sistem navigasinya. ASV
menggunakan 3DR telemetry 915 Mhz sebagai media komunikasi yang terhubung
pada Ground Control Station (GCS). ASV dilengkapi dengan action camera untuk
merekam mangrove di perairan sungai yang dilaluinya. Hasil dari penelitian
menunjukan bahwa ASV dapat bergerak secara otomatis menuju waypoint yang
ditentukan dan dapat pulang kembali ke titik awal dengan rata-rata radius error
pada ASV terhadap waypoint yaitu sebesar 2,28 meter. ASV juga berhasil
melakukan misi pemantauan dengan merekam aktivitas di sekitar mangrove.