Abstract :
BUMDes Dendang Betuah dalam pengelolaan potensi wisata Desa Busung
masih ditemui beberapa kekurangan yaitu pada sumberdaya manusia dan
perencanaan dalam kegiatan promosi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan
mendeskripsikan Kapasitas BUMDes Dendang Betuah dalam Pengelolaan Potensi
Wisata Desa Busung Kecamatan Seri Kuala Lobam Kabupaten Bintan. Informan
dalam penelitian ini adalah staf DPMD, Kepala Desa Busung, pengurus operasional
BUMDes dan ketua pengelola pariwisata. Penelitian ini menggunakan penelitian
deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Analisis data yang diperoleh dilaksanakan
melalui pengumpulan, reduksi, dan penyajian data serta penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan sudah terlengkapinya kebutuhan SDM dalam
mengemban tugas dan tanggungjawabnya. Infrastruktur yang menjadi aset utama
adalah kantor BUMDes yang belum dioperasikan hinggasaat ini. Selain itu, belum
adanya papan penunjuk arah di titik-titik lokasi wisata. Sumber daya keuangan dalam
pengelolaan potensi wisata berasal dari kas BUMDes dan masyarakat. Sedangkan
modal dari pemerintah Desa sangat terbatas karena status lahan. BUMDes juga belum
mempunyai staf khusus untuk menangangi aset teknologi. BUMDes dipimpin oleh
seorang ketua yang selalu memberikan motivasi kepada anggotanya dalam
menjalankan tugas dan tanggungawab. Program yang disusun telah terlaksana semua,
pemantauan dan evaluasi yang dilakukan badan pengawas intern belum maksimal
karena keterbatasan ilmu, pelaporan untuk kegiatan pariwisata dilakukan setiap bulan.
Jaringan kerjasama yang dilakukan BUMDes yaitu kerjasama dengan masyarakat.
BUMDes tidak dapat kerjasama dengan pihak lain karena status kepemilikan lahan.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah kapasitas BUMDes Dendang Betuah dalam
pengelolaan potensi wisata belum optimal. Peneliti menyarankan agar BUMDes
Dendang Betuah meningkatkan kapasitas organisasinya.