Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
Jumaryati, Jumaryati
Jamhur, poti
Okparizan, Okparizan
Subject
363.7 Enviromental Problems/Permasalahan Lingkungan
Datestamp
2021-07-26 08:15:45
Abstract :
Satwa liar berupa buaya di Kabupaten Lingga adalah salah satu predator yang
sering memunculkan dirinya ke permukaan sungai maupun rawa sehingga banyak
manusia yang menjadi korban keganasan hewan liar tersebut. Buaya di Lingga
termasuk jenis buaya muara atau sering disebut dengan buaya katak (Crocodylus
Porosus) dimana ini adalah jenis buaya terbesar di dunia. Tujuan dari penelitian
ini ialah untuk mengetahui implementasi kebijakan pengendalian populasi buaya
oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lingga. Metode penelitian yang
digunakan yaitu deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknis analisis data
dalam penelitian ini menggunakan teknik triangulasi. Dalam implementasi
kebijakan pengendalian populasi buaya ini peneliti menggunakan 4 indikator dari
teori G. Shabbir Cheema dan Dennis A. Rondinelli. Hasil dari penelitian ini
dengan jumlah informan 9 orang menunjukkan bahwa, kondisi lingkungan tempat
penampungan buaya sudah strategis karena jauh dari permukiman warga. Dilihat
dari hubungan antar organisasi para pelaksana kebijakan sudah terlaksana dengan
baik akan tetapi komunikasi ke masyarakat nya masih kurang. Dilihat dari sumber
daya, pelaksanaan program ini sudah terlaksana akan tetapi masih kurangnya
tenaga ahli dalam menangani kasus pengendalian populasi buaya ini. Dilihat dari
karakteristik dan kemampuan agen pelaksana, para pelaksana kebijakan memang
sudah ahli dalam menghadapi buaya dan sudah ada pelatihan yang diberikan
sebelumnya dari pihak dinas. Kesimpulan bahwa pelaksanaan kebijakan
pengendalian populasi buaya di Kabupaten Lingga belum maksimal dan masih
banyaknya kendala-kendala teknis dan operasional yang dihadapi para
implementator di lapangan atau para pelaksana kebijakan belum sepenuhnya
menimbulkan manfaat bagi masyarakat. Di akhir penelitian ini, disarankan jika
manfaat yang nyata belum dirasakan masyarakat sebaiknya program yang
demikian di tinjau kembali sehingga benar-benar dapat teraktualisasi dengan baik
dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.
Kata kunci: implementasi, pengendalian, satwa liar