Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
Khairul, Ikhsan
Rumzi, Samin
Edy, Akhyary
Subject
320 Political dan Government Science/Ilmu Politik dan Ilmu Pemerintahan
Datestamp
2021-07-26 08:22:43
Abstract :
Batam merupakan kota industri yang menjadi primadona bagi dunia penanaman
modal di Kepulauan Riau dan Indonesia secara umum. Tetapi berbagai
permasalahan turut hadir di Kota Batam antara lain carut-marut dan lambatnya
pengurusan perizinan penanaman modal yang rumit dan tidak pasti
mengakibatkan munculnya fenomenologi terkini yaitu perkembangan realisasi
PMA Indonesia per triwulan tahun 2019 yang mengalami stagnansi ketimbang
PMDN Indonesia per triwulan tahun 2019. Fenomena tersebut pun mempengaruhi
realisasi PMA Batam tahun 2019 yang mengalami penurunan dibandingkan
tahun-tahun sebelumnya di periode yang sama. Tujuan dari penelitian ini yaitu
untuk mengetahui bagaimana tata kelola pemerintahan yang dinamis dalam
penyelenggaraan Mal Pelayanan Publik Kota Batam serta hambatan yang
dominan dalam mengatasi permasalahan tersebut. Penelitian ini menggunakan
metode gabungan (mix methods) yaitu memadukan pendekatan kualitatif dan
kuantitatif dalam hal metodologi. Adapun informan dalam penelitian ini yaitu
Wali Kota Batam yang juga sekaligus menjabat Kepala BP Batam, Kepala DPMPTSP Kota Batam dan Kepala Satuan Bidang Penanaman Modal Direktorat
Penanaman Modal dan Pelayanan Lalu Lintas Barang BP Batam dan 384 sampel
yang merupakan masyarakat Batam yang terkena dampak langsung dari pelayanan
institusi tersebut. Teknik pengumpulan data yaitu melakukan observasi,
wawancara, penyebaran kuesioner dan dokumentasi. Teknik analisis data
kualitatif yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan sedangkan
untuk teknik analisis kuantitatif yaitu uji validitas data, reliabilitas data dan
frekuensi deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tata
kelola pemerintahan yang dinamis dalam penyelenggaraan Mal Pelayanan Publik
Kota Batam telah dinyatakan dinamis baik dari pandang stakeholder dan
masyarakat Batam yang terdiri dari orang yang berkemampuan (able people)
sebesar 3,93, proses yang cerdas (agile processes) sebesar 3,85, berpikir ke depan
(thinking ahead) sebesar 3,84, berpikir kembali (thinking again) sebesar 3,77 dan
berpikir melintas (thinking across) sebesar 3,27. Mal Pelayanan Publik Kota
Batam dapat dinyatakan sebagai salah satu institusi yang dinamis karena adanya
ide baru, upgrading yang berkelanjutan, adaptasi yang fleksibel dan inovasi yang
kreatif dalam penyelenggaraan yang lebih dinamis dalam tentunya proses kerja
dari institusi ini harus mampu untuk berpikir ke depan dalam mengantisipasi,
berpikir kembali untuk mengevaluasi penyelenggaraan pelayanan, dan mampu
untuk belajar dari pengalaman baik itu dari pegawai maupun institusi lain.
Kata Kunci : Tata Kelola Pemerintahan, Kemampuan, Dinamis, Integrasi, Mal
Pelayanan Publik