DETAIL DOCUMENT
Partisipasi Masyarakat dalam Pengembangan Wisata Mangrove ( Studi Kasus Desa Pengudang Kecamatan Teluk Sebong Kabupaten Bintan )
Total View This Week0
Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
Vellyyana, Vellyyana
Rumzi, Samin
Imam, Yudhi Prasaty
Subject
303.33. Kontrol Sosial 
Datestamp
2021-07-27 04:52:22 
Abstract :
Partisipasi masyarakat merupakan satu hal yang tidak bisa dilepaskan dalam pembangunan disektor masyarakat desa. Pembangunan sektor wisata di wilayah dasa khususnya di Desa Pengudang Kabupaten Bintan merupakan satu daerah yang melibatkan ide dari masyarakat sekitar untuk mendirikan sebuah lokasi wisata berbasis Mangrove. Kondisi realita dalam menjalankan wisata mangrove sangat sulit meyakinkan masyarakat untuk langsung ikut mengelola tempat lokasi tersebut. Dana yang minim mempengaruhi ide-ide kreatif yang sebenarnya dapat menunjang pengembangan wisata mangrove.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji dan melihat proses tahapan-tahapan dari partisipasi masyarakat dalam pembangunan dan pengelolaan tempat wisata Mangrove yang didirikan oleh inisiasi dari kelompok-kelompok masyarakat desa tersebut. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dan menggunakan teknik analisis data pertama reduksi data atau pemilihan data, kedua penyajian data dan ketiga penarikan kesimpulan atau verifikasi data. Hasil penelitian ini yaitu pertama, partisipasi masyarakat dalam pengambilan keputusan adalah untuk menjadikan tempat wisata sebagai pendapatan tambahan baik buat pengelola, pemerintah desa, Bumdes dan terutama masyarakat. Kedua, dalam proses pelaksanaan keterlibatan masyarakat dalam pembangunan lokasi wisata dari dana swadaya masyarakat dan juga bantuan tenaga dari masyarakat sehingga pengelola dapat menjalankan tempat wisata dengan baik. Ketiga, pada pemanfaatan hasil juga masyarakat sudah mulai mendapatkan hasil dari adanya tempat wisata tersebut melalui event-event yang dibuat oleh pengelola wisata. Keempat, pada tahap evaluasi pengelola masih melibatkan internal saja dalam pengelolaan wisata sehingga masyarakat dan pihak-pihak lain masih sulit dalam pemberian saran-saran atau gagasan untuk dapat bersamas-sama mengembangkan wisata Mangrove tersebut. Kesimpulan bahwa tingkat partisipasi pada masyarakat masih sangat beragam dan masih sangat minim dikarenakan keadaan dan kondisi. Kata Kunci : Partisipasi Masyarakat, Pengembangan Wisata, Mangrove 
Institution Info

Universitas Maritim Raja Ali Haji