Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
Angela, sarina simbolon
Oksep, Adhayanto
Handrisal, Handrisal
Subject
628.5 Pollution Control and Industrial Sanitation Engineering/Pengawasan Polusi dan Teknik Sanitasi Industri
Datestamp
2021-07-28 02:18:24
Abstract :
Dalam laju pertumbuhan ekonomi kegiatan impor memiliki peranan yang penting,
terutama dalam hal pengembangan sektor industri. Dalam perkembangannya
impor mengalami berfluktusi, namun impor juga mengalami pertumbuhan. Hal
yang mengakibatkan fluktusi juga tidak lepas dari krisis ekonomi, resesi ekonomi,
maupun beberapa kebijakan di bidang impor. Perkembangan ketiga golongan
barang impor Indonesia menurut penggunaannya yang paling besar adalah impor
untuk bahan baku dan barang penolong, kemudian diikuti oleh barang modal dan
barang konsumsi. Tingginya impor bahan baku dan barang penolong
menunjukkan bahwa perkembangan industri yang membutuhkan untuk diproses
sebagai bahan jadi sangat tinggi. Batam adalah salah satu wilayah di Indonesia
yang menjadi tempat impor bahan baku untuk kepentingan industri yang
terindikasi sampah impor. Kebutuhan terhadap bahan baku yang mendukung
industri yang menjadi dasar dilakukan impor bahan baku tersebut. Beberapa kasus
ditemukan limbah B3 diantara kertas bekas yang diimpor. Pengawasan Bea dan
Cukai dalam proses impor bahan baku industri, dengan data pada kasus yang
terjadi juni 2019 ada 65 kontainer diimpor oleh 4 perusahaan yang berlokasi di
Kota Batam untuk kebutuhan bahan baku namun 38 di antaranya positif
mengandung B3, 11 kontainer limbah plastik tercampur sampah, dan 16 kontainer
lainnya tidak mengandung B3 dan tidak. Diketahui bahwa Bea dan Cukai dalam
proses impor bahan baku industri ini melakukan penelitian terhadap proses
pemenuhan ketentuan larangan dan pembatasan yang harus dipenuhi oleh
Importir. Larangan dan pembatasan dilihat sebagai sebuah standar dalam proses
meneliti kelengkapan dokumen beserta dengan isinya oleh petugas negara dalam
menjaga keluar dan masuknya barang-barang di kawasan kepabeanan Indonesia
yaitu Realisasi Border Control.
Kata Kunci: Pengawasan Impor, Bahan Baku Industri, Pemenuhan Lartas