Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
BIMA, PUTRA DEVIN
Dewi, Haryanti
Hendra, Arjuna
Subject
320 Political dan Government Science/Ilmu Politik dan Ilmu Pemerintahan
Datestamp
2021-07-28 06:03:41
Abstract :
KPU Kota Tanjungpinang dalam melaksanakan tugas dan
tanggungjawabnya berpedoman pada Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015 dan
Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 serta Peraturan Komisi Pemilihan umum
yang dikeluarkan. Salah satu tahapan yang sangat krusial dalam pemilihan
Walikota dan Wakil Walikota adalah tahapan pemutakhiran daftar pemilih.
Pemutakhiran daftar pemilih adalah kegiatan untuk memperbaharui daftar Pemilih
berdasarkan Daftar Pemilih Tetap dari Pemilu atau Pemilihan Terakhir dan
mempertimbangkan DP4 dengan cara melakukan verifikasi faktual data Pemilih
dan selanjutnya digunakan sebagai bahan penyusunan DPS yang dilaksanakan
oleh KPU/KIP Kabupaten/Kota dengan dibantu oleh PPK dan PPS. Dan yang
berwenang dalam hal pemutakhiran data adalah KPU beserta jajarannya terutama
adalah PPDP sesuai dengan PKPU Nomor 2 Tahun 2017. Dalam hal ini dilakukan
pencocokan dan penelitian terhadap daftar pemilih yang diterima oleh PPDP
untuk memverifikasi secara faktual terhadap daftar pemilih tersebut. Maka
penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tugas dan tanggungjawab
penyelenggara pemilu dalam penyediaan daftar pemilih sesuai dengan PKPU
Nomor 2 Tahun 2017 pada Bab III tentang pemutakhiran data pemilih. Penelitian
ini menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan perundangundangan. Sumber data yang digunakan adalah data hukum sekunder. Hasil
penelitian menunjukkan masih ada tugas dan tanggungjawab penyelenggara
pemilu yang belum dilaksanakan sebagaimana mestinya sesuai dengan aturan
sehingga daftar pemilih tersebut tidak memenuhi tiga prinsip dalam penyusunan
daftar pemilih yaitu akurat, mutakhir dan komprehensif. Hal dimulai dari kegiatan
coklit yang dilakukan oleh PPDP tidak maksimal. Ditambah lagi kurangnya
monitoring secara ketat yang dilakukan oleh KPU Kota Tanjungpinang. Maka
akibat hukum yang muncul adalah hilangnya hak pilih rakyat lalu juga berdampak
pada pendistribusian surat suara. Hal ini juga melanggar asas-asas
penyelenggaraan pemilu. Hal ini membuktikan kalau tidak terlaksananya dengan
maksimal tugas dan tanggung jawab penyelenggara pilkada.
Kata Kunci: Pemutakhiran Data Pemilih, Coklit, PPDP, , Penyelenggara Pemilu,
Tugas dan Tanggungjawab