Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
JODHI, RESTU PAMUNGKAS
Suryadi, Suryadi
Ayu, Efritadewi
Subject
340 Law/Ilmu Hukum
Datestamp
2021-07-28 06:38:50
Abstract :
Fenomena wabah virus Covid-19 dan Perkembangan Teknologi Informasi
dan Komunikasi berdampak pada bidang hukum kenotariatan di Indonesia. Hal ini
terlihat dalam wacana penyelenggaraan jasa Notaris secara elektronik (cyber
notary). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah kepastian
hukum terhadap Akta Notaris yang dihasilkan melalui konsep elektronik (cyber
notary) serta apakah akibat hukum terhadap Notaris yang melakukan pembuatan
Akta secara elektronik (cyber notary). Metode penelitian ini menggunakan hukum
yuridis normatif serta menggunakan pendekatan kepustakaan dan pendekatan
perundang-undangan. Sumber data yang digunakan adalah bahan hukum primer,
bahan hukum sekunder, bahan hukum tersier. Teknik pengumpulan data
dilakukan dengan cara studi kepustakaan dan mengkaji literatur serta melakukan
inventarisasi peraturan perundang-undangan. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa terhadap Akta Notaris yang dihasilkan melalui konsep elektronik (cyber
notary) belum memiliki kepastian hukum yang kuat dikarenakan terdapat
ketentuan yang saling bertentangan antara Undang-Undang satu dengan yang
lainnya, Maka kepastian hukum Akta Notaris yang dibuat melalui konsep
elektronik (cyber notary) sama dengan kepastian Akta dibawah tangan. Serta
akibat hukum terhadap Notaris yang membuat Akta secara elektronik (cyber
notary) yaitu berupa Akta dapat turun sebagai Akta dibawah tangan, gugatan
kepada Notaris, tidak ada jaminan keamanan sehingga rawan diubah-ubah, ganti
rugi dan berpotensi kepada sanksi pemberhentian terhadap Notaris.
Kata Kunci : Covid-19, Cyber Notary, Akta Notaris