Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
Jufriyan, Efendi
Nanik, Rahmawati
Marisa, Elsera
Subject
303.6 Conflict Social/Konflik Sosial
Datestamp
2021-07-28 07:31:18
Abstract :
Dusun Tiga Parit Baru merupakan bagian dari dari wilayah Desa Sungai
Sebesi, Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun. Dusun Tiga Parit Baru memiliki
permasalahan mengenai ketersediaan air untuk pemenuhan kebutuhan rumah
tangga yang mengakibatkan lahirnya konflik. Air yang sejatinya menjadi
kebutuhan utama menjadi sesuatu yang diperebutkan karena jumlahnya yang
terbatas. Penelitian ini dilakukan oleh peneliti untuk melihat Bagaimana Konflik
Perebutan Air pada Masyarakat Dusun Tiga Parit Baru, Desa Sungai Sebesi,
Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun ini bisa terjadi serta cara
penanganannya. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan teori konflik Lewis
A. Coser. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Informan
dari penelitian ini adalah masyarakat Dusun Tiga Parit Baru yaitu bapak-bapak
warga Rw 001 dan Rw 002. Pemilihan informan menggunakan teknik purposive
sampling. Metode pengumpulan data dilakukan dengan guide. Analisis data
digunakan dengan model metodologi penelitian kualitatif Miles and Huberman
yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, kesimpulan dan verifikasi.
Dari hasil penelitian ini didapatkan hasil bahwa konflik perebutan air yang
terjadi di Dusun Tiga Parit Baru, Desa Sungai Sebesi, Kecamatan Kundur,
Kabupaten Karimun disebabkan oleh beberapa hal antara lain : 1) keterbatasan
sumber daya air, 2) Tujuan yang berbeda dan, 3) Jumlah Penduduk. Pada akhirnya
di dapatkan jalan keluar dari konflik tersebut dengan menggunakan beberapa
langkah penyelesaian yaitu : 1). Melalui Musyawarah Antar Dusun dan 2).
Mediasi dengan pihak luar.
Kata Kunci: Konflik, Air, Masyarakat