Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
Muhammad Bayu, Purnama
SAPTA, NUGRAHA
TONNY, SUHENDRA
Subject
005.11.Pemrograman Khusus
Datestamp
2021-07-28 12:56:38
Abstract :
Instansi yang bergerak pada pelayanan informasi khususnya pelayaran yaitu
VTS ( Vessel Traffic Service) Center Batam mengungkapkan bahwa kasus
kecelakaan kapal terjadi setiap tahunnya, salah satu penyebabnya yaitu kabut
asap. Pencemaran udara merupakan karakteristik terbentuknya kabut asap yang
terdiri dari kandungan-kandungan berbahaya seperti karbon monoksida (CO),
sulfur dioksida (SO2), nitrogen dioksida (NO2), ozon (O3), dan partikel debu
(PM10). Pada penelitian ini penulis mengembangkan pendeteksi kabut asap
berbasis Internet of Things (IoT) dengan menggunakan sensor MQ-7, sensor
GP2Y1010AU0F, dan sensor DHT22. Penelitian ini dilakukan selama 1 x 24 jam
di dua pelabuhan yakni pelabuhan Sri Bintan Pura dan Pelabuhan Kijang. Hasil
penelitian di Pelabuhan Sri Bintan pura merekam data sebanyak 2862 data pada
Micro SD Card dan sebanyak 2820 data terkirim ke website Thingspeak, sehingga
dapat dikatakan bahwa sebanyak 42 data hilang dan tidak terkirim pada website
Thingspeak. Sedangkan untuk pelabuhan Kijang merekam data sebanyak 2862
data di Micro SD Card, dan sebanyak 2816 data terikirim ke website Thingspeak,
dapat dikatakan bahwa sebanyak 46 data hilang dan tidak terikim ke website
Thingspeak.