Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
KARTIKA DEWI CAHYANI SIMANGUNOSONG, SIMANGUNOSONG
Muzahar, Muzahar
Wiwin Kusuma Atmaja, Putra
Subject
639.31 Fish Culture in Fresh Water/Peternakan Ikan Air Tawar, Budidaya Ikan Air Tawar
Datestamp
2021-11-15 05:16:06
Abstract :
Salah satu komoditi budidaya laut yang unggul di Indonesia adalah ikan kakap
putih (Lates calcarifer). Hal ini disebabkan ikan kakap putih memiliki
pertumbuhan relatif cepat, mudah dipelihara dan mudah beradaptasi dengan
lingkungan budidaya. Penyediaan benih yang tepat, jumlah, waktu, dan mutu
menjadi faktor utama untuk menjamin kelangsungan usaha pembesaran ikan
kakap putih. Kegiatan budidaya tidak selalu berjalan dengan mudah, selalu
terdapat kendala yang dapat menghambat kegiatan budidaya. Kendala yang biasa
dihadapi dalam usaha pembenihan ikan adalah tingkat kelangsungan hidup yang
rendah dan pertumbuhan ikan yang relatif lambat (Kelabora, 2010). Fase paling
kritis dalam memproduksi benih ikan adalah fase larva sampai pasca larva (benih
ukuran 1-3 cm). Menurut Usman dkk. (2003), salah satu faktor lingkungan yang
berpengaruh dalam pemeliharaan fase larva adalah suhu.Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui kisaran suhu media pemeliharaan yang optimal terhadap
pertumbuhan dan kelangsungan hidup larva ikan kakap putih. Penelitian ini
dilaksanakan di Laboratorium Biologi Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan
Universitas Maritim Raja Ali Haji. Ikan uji yang digunakan adalah larva ikan
kakap putih berumur 3 hari yang dipelihara dalam 13 akuarium, satu akuarium
khusus untuk pengamatan organ. Akuarium yang digunakan berukuran
(25x25x35) cm3 diisi air sebanyak 10 liter dengan kepadatan 5 ekor/liter.
Perlakuan suhu yang dilakukan yaitu P1 (26°C), P2 (28°C), P3 (30°C), dan P4
(32°C) dengan 3 kali ulangan. Rancangan yang digunakan rancangan acak
lengkap. Larva diberi pakan rotifera menggunakan metode adlibitum dengan
frekuensi 3 kali sehari. Hasil penelitian menunjukkan larva ikan kakap putih
menghasilkan laju pertumbuhan panjang dan kelangsungan hidup sebesar 4,99
mm dan 28,67%pada suhu optimal 32°C.