DETAIL DOCUMENT
KARAKTERISTIK MORFOMETRIK DAN SEBARAN UKURAN RAJUNGAN (Portunus pelagicus) DI PERAIRAN KOTA TANJUNGPINANG
Total View This Week0
Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
AGUNG, WALUYO
ADITYA HIKMAT, NUGRAHA
WAHYU, MUZAMMIL
Subject
628 Environmental Protection Engineering/Teknik Perlindungan Lingkungan, Teknik Lingkungan 
Datestamp
2021-11-15 07:24:58 
Abstract :
Rajungan (Portunus pelagicus) atau yang lebih dikenal sebagai blue swimming crab merupakan salah satu dari filum krustasea yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Salah satu daerah penghasil rajungan adalah Kota Tanjungpinang dengan jumlah total tangkapan mencapai 82,4 ton pada tahun 2017. Penelitian mengenai rajungan di perairan Kota Tanjungpinag sebelumnya sudah pernah dilakukan oleh Andriani (2015) dan Halawa (2018) namun masih sedikit informasi mengenai karakter morfometrik dan sebaran ukuran rajungan di perairan Kota Tanjungpinang sehingga penelitian ini menjadi penting untuk dilakukan. Tujuan penelitian ini yaitu mendiskripsikan sebaran dan pola pertumbuhan rajungan di perairan Kota Tanjungpinang. Penelitian dilakukan pada Desember 2020 ? Februari 2021 di perairan Kota Tanjungpinang yang terbagi menjadi 3 stasiun penelitian yaitu Kampung Sekatap, Pantai Impian, dan Tanjung Sebauk. Alat yang digunakan berupa jangka sorong, timbangan digital, multitester, refraktometr, pH meter, Ekman Grab dan sebanyak 900 ekor sampel rajungan yang berasal dari tiga stasiun pengamatan. Sebaran rajungan berdasarkan lebar karapasnya lebih didomisi oleh rajungan kelas 3 yang memiliki lebar karapas 8-9.9 cm yaitu sebanyak 48.33%, diikuti oleh kelas 4 dengan ukuran lebar karapas 10-11.9 cm yaitu sebanyak 37.33%. Banyaknya rajungan under size yang tertangkap dikarenakan area tangkap nelayan yang dinilai masih bedekatan dengan garis pantai. Selain itu semakin tinggi rata-rata intensitas penangkapannya maka rata-rata ukuran lebar karapas rajungan akan cenderung semakin menurun. Pola pertumbuhan rajungan jantan maupun betina menunjukkan hasil allometrik negatif dan hanya rajungan betina pada stasiun Pantai Impian menunjukkan hasil allometrik positif. Hasil analisis diskriminan karakteristik morfometrik rajungan di perairan Kota Tanjungpinang menunjukkan hasil centroid yang saling berdekatan dari masing-masing lokasi yang dianalisis, sehingga 
Institution Info

Universitas Maritim Raja Ali Haji