Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
NUGRAHENI FADILLAH, YUNITASARI
ADITYA HIKMAT, NUGRAHA
TRI, APRIADI
Subject
628 Environmental Protection Engineering/Teknik Perlindungan Lingkungan, Teknik Lingkungan
Datestamp
2021-11-16 02:51:00
Abstract :
Perbedaan kondisi lingkungan perairan laut di wilayah pesisir Timur Pulau
Bintan dan Pulau Dompak dapat memengaruhi kehidupan lamun Thalassia
hemprichii. Tujuan penelitian adalah membandingkan kandungan klorofil dan
struktur anatomi jaringan lamun T. hemprichii terhadap perbedaan kondisi
perairan di pesisir Timur Pulau Bintan dan Pulau Dompak. Penelitian dilakukan
pada bulan Februari-Maret 2021 di Dompak, Teluk Bakau, dan Berakit.
Penentuan lokasi penelitian menggunakan purposive sampling, yaitu berdasarkan
perbedaan kondisi lingkungan perairan laut, antopogenik dan karakteristik substrat
yang berbeda. Kandungan klorofil lamun diekstraksi dengan aseton 90% dan
diukur menggunakan spektrofotometer pada panjang gelombang 664 dan 647 nm.
Anatomi jaringan daun dan rhizoma diamati di bawah mikroskop dan diukur
dengan length tools di software komputer. Berdasarkan hasil penelitian nilai
konsentrasi klorofil lamun T. hemprichii tertinggi dijumpai di lokasi Berakit
dengan konsentrasi klorofil a yaitu 26,58 mg/L dan klorofil b sebesar 7,24 mg/L,
dan terendah di Dompak dengan konsentrasi klorofil a 15,78 mg/L dan klorofil b
sebesar 4,35 mg/L. Struktur anatomi jaringan bagian epidermis atas, bawah, dan
mesofil daun di tiga lokasi tersebut berukuran mulai dari 183,06-631,92 ?m,
sedangkan bagian epidermis, sel stele, dan korteks rhizoma berukuran 150,65-
419,07 ?m.