Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
HARDI, WIRADINATA
Susiana, Susiana
Wahyu, Muzammil
Subject
639.32 Fish Culture in Salt Water/Peternakan Ikan Air Asin dan Air Payau
Datestamp
2021-11-16 03:27:11
Abstract :
Rajungan (Portunus pelagicus) merupakan sumber daya perikanan global yang
penting. Rajungan banyak dimanfaatkan berbagai negara karena memiliki nilai
ekspor yang tinggi. Daging rajungan merupakan komoditas ekspor yang terus
meningkat dengan cangkang kering rajungan yang dimanfaatkan sebagai produk
industri. Tujuan untuk mengetahui kondisi nisbah kelamin, pola pertumbuhan,
indeks kematangan gonad dan fekunditas rajungan di Perairan Desa Kawal,
Kabupaten Bintan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode
survei. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara random, yang dimana
peneliti langsung turun kelapangan untuk mengambil sampel rajungan dan
membawa gonad rajungan kedalam laboratorium untuk diteliti. Pengambilan
sampel Portunus pelagicus diakukan 2 minggu sekali selama 3 bulan, jumlah
yang keseluruhan sebanyak 176 ekor. Diperoleh informasi nisbah kelamin yang
terdapat pada rajungan betina sebesar 52% dan rajungan jantan 48%, yang dimana
telah melakukan perhitungan uji Chi-square yang dimana diantara betina dan
jantan memiliki nisbah yang seimbang. Pola pertumbuhan yang telah dilakukan
memiliki nilai pola pertumbuhan allometrik negatif yang dimana pertumbuhan
lebar karapas lebih cepat dari pada pertumbuhan bobot, diketahui ukuran TKG
pada betina yang memiliki nilai yang paling dominan terdapat pada BEF pada
ukuran 155 mm dan TKG I pada ukuran 115 mm, rajungan betina pertama kali
matang gonad pada ukuran lebar karapas betina 128 mm sedangkan untuk
rajungan jantan berada pada ukuran lebar karapas sebesar 118 mm. Nilai indeks
kematangan gonad (IKG) yang diperoleh selama penelitian ini berkisar antara
0,2518?2,2175 untuk rajungan betina, sedangkan untuk rajungan jantan memiliki
nilai kematangan gonad berkisaran antara 0,2096?0,3420. Diperoleh informasi
nilai fekunditas rajungan di Perairan Desa Kawal, sampling tertinggi terdapat pada
sampling ketiga yang memiliki nilai sebesar 1.818.740 butir dan sampling
terendah terdapat pada sampling keempat yang memiliki nilai sebesar 537.142
butir. Nilai fekunditas selama penelitian memiliki nilai sebesar 460,379 µm.