DETAIL DOCUMENT
MAKROZOOBENTOS SEBAGAI BIOINDIKATOR KUALITAS PERAIRAN DI DESA PENGUJAN KABUPATEN BINTAN
Total View This Week0
Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
RIZKIA NURUL, FADILLA
WINNY RETNA, MELANI
TRI, APRIADI
Subject
628 Environmental Protection Engineering/Teknik Perlindungan Lingkungan, Teknik Lingkungan 
Datestamp
2021-11-16 04:14:38 
Abstract :
Makrozoobentos adalah organisme yang sangat peka terhadap perubahan lingkungan perairan yang ditempatinya, sehingga sering dijadikan sebagai salah satu indikator biologis kualitas perairan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui kondisi fisika dan kimia perairan di Desa Pengujan, struktur komunitas makrozoobentos di Perairan Desa Pengujan, serta mengetahui kualitas perairan di Desa Pengujan berdasarkan indikator biologis makrozoobentos. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari-Februari 2021 yang berlokasi di Desa Pengujan Kabupaten Bintan. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling, yang terdiri dari 5 stasiun yaitu: stasiun 1 di kawasan Balai Benih Ikan (BBI), stasiun 2 di kawasan tanpa aktivitas, stasiun 3 di kawasan dermaga, stasiun 4 di kawasan permukiman dan stasiun 5 di kawasan penangkapan gonggong. Pengambilan sampel makrozoobentos menggunakan metode line transect dengan transek kuadran. Hasil pengukuran parameter perairan di semua stasiun masih berada pada ambang batas baku mutu PP RI No 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Lampiran VIII peruntukkan Baku Mutu Air Laut kecuali untuk parameter nitrat dan fosfat. Kepadatan makrozoobentos tertinggi yaitu pada stasiun 3 yang berada pada kawasan dermaga, sedangkan kepadatan terendah yaitu pada stasiun 5 yang berada pada kawasan penangkapan gonggong. Kategori indeks keanekaragaman (H?) pada kelima stasiun dikategorikan ?rendah?. Kategori indeks keseragaman (E) pada stasiun 1 ?tinggi?, stasiun 2 ?sedang?, stasiun 3,4, dan 5 ?tinggi?. Dan kategori indeks dominansi (C) pada stasiun 1 ?rendah?, stasun 2 ?sedang?, stasiun 3,4 dan 5 ?rendah?. Kualitas perairan berdasarkan indikator biologis makrozoobentos berdasarkan indeks AMBI semua stasiun termasuk dalam kategori ?sedikit tercemar?. 
Institution Info

Universitas Maritim Raja Ali Haji