Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
Fajrin Dwi, Aulia
Inelda, Yulita
Fitriah, Khoirunnisa
Subject
371.3 Methods of Instruction and Study/Metode Belajar Mengajar, Kegiatan Belajar Mengajar
Datestamp
2021-11-17 04:33:29
Abstract :
Programme for international student assessment (PISA) merupakan
program yang menjadi acuan secara internasional dunia pendidikan dalam
bidang literasi yang diselenggarakan oleh Organization for Economic
Cooperation and Development (OECD) atau organisasi untuk kerjasama
ekonomi dan pembangunan yang berkedudukan di Paris, Prancis. Bidang
literasi yang diujikan setiap tiga tahun sekali sejak tahun 2000 yaitu literasi
membaca, literasi matematika dan literasi sains. Tujuan dari PISA adalah
meneliti secara berkala tentang kemampuan peserta didik usia 15 tahun dalam
membaca, matematika dan IPA, PISA juga memberikan informasi mengenai
kelemahan serta kekuatan siswa dalam kemampuan berpikir dan literasi.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan berpikir siswa
SMA Negeri 1 Buru kelas X dalam menyelesaikan soal PISA dengan indikator
kemampuan berpikir kritis menurut Facione, yaitu interpretasi, analisis,
evaluasi, inferensi, eksplanasi dan regulasi diri. Penelitian ini menggunakan
pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif, subjek penelitian
ditentukan melalui purposive sampling. Subjek yang diambil berjumlah 6 orang
peserta didik. Data penelitian diperoleh dari analisis dari analisis jawaban siswa
terhadap tes dan wawancara kemampuan berpikir kritis siswa. Hasil penelitian
yang dilakukan di SMA Negeri 1 Buru menunjukkan bahwa 4% siswa
memiliki tingkat kemampuan berpikir kritis rendah sekali, 37% siswa memiliki
tingkat kemampuan berpikir kritis sedang, dan 11% siswa dengan tingkat
kemampuan berpikir kritis tinggi. Rendahnya tingkat kemampuan berpikir
kritis peserta didik terletak indikator eksplanasi dan tingginya tingkat
kemampuan berpikir kritis peserta didik terletak pada indikator inferensi.
Apabila ditinjau dari kedudukan peserta didik, kemampuan berpikir kritis
tinggi mampu memenuhi keenam indikator kemampuan berpikir kritis menurut
Facione, peserta didik dengan tingkat kemampuan berpikir sedang mampu
memenuhi beberapa indikator kemampuan berpikir kritis menurut Facione, dan
peserta didik dengan kemampuan berpikir kritis rendah hanya mampu
memenuhi sedikit indikator kemampuan berpikir kritis menurut Facione.