Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
Nurul, Jamalia
Ardi Widhia, Sabekti
Nina, Adriani
Subject
371.3 Methods of Instruction and Study/Metode Belajar Mengajar, Kegiatan Belajar Mengajar
Datestamp
2021-11-18 03:07:38
Abstract :
Miskonsepsi merupakan pemahaman konsep siswa yang tidak sesuai
dengan konsep ilmiah yang diterima oleh para ilmuwan dibidangnya.
Mengidentifikasi miskonsepsi atau ketidaksesuaian konsep harus dilakukan
sedini mungkin agar tidak menyebabkan terjadinya ketidaksesuaian konsep yang
berkelanjutan pada materi-materi kimia yang lain. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui tingkat miskonsepsi siswa di MAN Tanjungpinang serta penyebab
miskonsepsinya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif
kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan terhadap siswa kelas X, XI, dan XII
yang berjumlah 91 siswa, menggunakan instrumen berupa tes diagnostik dengan
metode CRI. Sedangkan teknik sampling yang digunakan adalah proportional
stratified random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase
miskonsepsi siswa kelas X pada materi redoks sebesar 23%, lalu pada siswa kelas
XI sebesar 54%, dan untuk kelas XII sebesar 63%. Maka dapat disimpulkan
miskonsepsi yang terjadi pada siswa kelas X termasuk ke dalam kategori
?rendah?. Lalu pada siswa kelas XI termasuk ke dalam kategori ?sedang?. Dan
pada siswa kelas XII juga termasuk ke dalam kategori ?sedang?. Sedangkan
penyebab miskonsepsi siswa untuk kelas X, disebabkan oleh pemikiran asosiatif
siswa, reasoning yang tidak lengkap/salah, dan intuisi yang salah. Lalu untuk
siswa kelas XI, disebabkan oleh pemikiran asosiatif siswa, reasoning yang tidak
lengkap/salah, intuisi yang salah, kemampuan siswa, dan minat belajar siswa.
Dan ntuk kelas XII, disebabkan oleh pemikiran asosiatif siswa, pemikiran
humanistik, reasoning yang tidak lengkap/salah, intuisi yang salah, kemampuan
siswa, dan minat belajar siswa