Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
M Dika Pratama, Putra
Mohammad, Syuzairi
Yudhanto, Satyagraha Adiputra
Subject
303.33. Kontrol Sosial
Datestamp
2021-12-08 01:50:20
Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perkembangan serta
berbagai rintangan dan juga halangan yang dialami oleh aktor negara dan juga
aktor non negara dalam melakukan interaksi di wilayah Free Trade Zone Bintan
dan Karimun melalui analisis dalam aspe Mikroregionalisme dan
Mikroregionalisasi. Metode penelitian yang digunakan adalah Metode kualitatif
yang berdasar pada data yang diperoleh dari proses wawancara di lapangan
maupun studi pustaka. Hasil dari penelitian yang kami jalankan menunjukan
bahwa dalam pelaksanaannya Free Trade Zone Bintan dan Karimun kurang
efektif, hal ini ditunjukkan dengan serangkaian indicator yang telah kami susun
dan faktanya kedua Free Trade Zone ini gagal memenuhi indicator tersebut,
Infrastruktur, Pendanaan, Sumber daya Manusia, Lahan atau Tanah, Perizinan dan
juga Kelembagaan menjadi indicator serta halangan yang dihadapi oleh Aktor
Negara yaitu Badan Pengusahaan Bintan dan Badan Pengusahaan karimun atau
faktor Mikroregionalisme di dalam kedua Free Trade Zone ini sedangkan untuk
aktor non negara atau faktor Mikroregionalisasi yaitu Investor dan juga
Masyarakat lokal juga mengalami halangan, minimnya pengertian terhadapa Free
Trade Zone, masalah kepemilikan lahan dan juga masalah penanaman Investasi
oleh para investor, dimana setiap indikator mengalami kekurangan yang
signifikan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kinerja dari Free Trade Zone
Bintan dan Free Trade Zone Karimun kurang efektif, serta interaksi dan aktivitas
ekonomi internasional di wilayah ini tidak berjalan dengan baik, hal ini dapat
dilihat dari buruknya proses Mikroregionalisasi dan Mikroregionalisme di kedua
Free Trade Zone ini.