DETAIL DOCUMENT
ANALISIS REVENUE COST RATIO, PAYBACK PERIOD, DAN BREAK EVEN POINT UNTUK MENILAI LAYAK/TIDAK USAHA PENANGKAPAN IKAN BILIS MENGGUNAKAN ALAT TANGKAP KELONG DI DESA BERAKIT KECAMATAN TELUK SEBONG KABUPATEN BINTAN
Total View This Week0
Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
Agus Panca, Putra
Asmaul, Husna
Hadli Lidya, Rikayana
Subject
650 - 659 Management and Auxiliary Service (Manajemen dan Ilmu yang Berkaitan) 
Datestamp
2021-12-09 04:23:24 
Abstract :
Tujuan utama dari penelitian ini ialah Analisis Revenue Cost Ratio, Payback Period dan Break Even Point Untuk Menilai Layak/Tidak Usaha Penangkapan Ikan Bilis Menggunakan Alat Tangkap Kelong Di Desa Berakit Kecamatan Teluk Sebong Kabupaten Bintan. Metode analisis yang digunakan adalah Revenue Cost Ratio, payback period, dan break even point. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh nelayan yang berada di Desa Berakit Kecamatan Teluk Sebong Kabupaten Bintan. Sampel dipilih menggunakan metode Purposive Sampling dan diperoleh sebanyak 21 sampel yang telah memenuhi kriteria yang telah ditentukan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai Revenue Cost Ratio didapatkan angka yang bervariasi dari 1,61 sampai 1,91. Payback Period berkisar antara 1 tahun 4 bulan sampai 1 tahun 11 bulan.. Break Even Point Break atau titik impas yang diperoleh yaitu dari 55.371.284 hingga 65.282.474. Dari hasil ketiga analisis tersebut nilai Revenue Cost Ratio > 1, Payback Period < 3 tahun, dan pendapatan nelayan lebih besar dari nilai Break Even Point dan dapat disimpulkan bahwa usaha kelong apung di Desa Berakit Kecamatan Teluk Sebong Kabupaten Bintan layak untuk diusahakan. 
Institution Info

Universitas Maritim Raja Ali Haji