Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
Elia, Anasthasia
Fatahurrazak, Fatahurrazak
Jack Febriand, Adel
Subject
650 - 659 Management and Auxiliary Service (Manajemen dan Ilmu yang Berkaitan)
Datestamp
2021-12-13 02:44:50
Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh nilai beban
operasional dan beban tenaga kerja terhadap pendapatan bagi hasil nelayan di
Desa Teluk Bakau dan Desa Malang Rapat Kecamatan Gunung Kijang Kabupaten
Bintan. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh nelayan yang ada di Desa Teluk
Bakau dan Desa Malang Rapat Kecamatan Gunung Kijang Kabupaten Bintan.
Metode pengambilan sampel penelitian ini adalah purposive sampling dan
didapatkan 34 sampel yang memenuhi kriteria yang digunakan didalam penelitian
ini, penelitian ini menggunakan SPSS 22. Periode penelitian pada bulan Oktober
dan November 2020. Hasil uji dari SPSS mendapatkan bahwa nilai beban
operasional memiliki tingkat signifikansi 0,000 < 0,05 sedangkan nilai thitung
sebesar 4,806 > ttabel 1,99714. Hal ini dapat disimpulkan bahwa H1 diterima dan
H0 ditolak yang artinya nilai beban operasional memiliki pengaruh terhadap
pendapatan bagi hasil nelayan. Kemudian nilai beban tenaga kerja memiliki
tingkat signifikansi 0,000 < 0,05 dan nilai thitung sebesar 167,420 > ttabel 1,99714.
Hal ini dapat disimpulkan bahwa H2 diterima dan H0 ditolak yang artinya beban
tenaga kerja memiliki pengaruh terhadap pendapatan bagi hasil nelayan.
Sedangkan nilai beban operasional dan beban tenaga kerja secara simultan
diperoleh hasil Fhitung sebesar 15292,072 sedangkan nilai Ftabel sebesar 3,14 (Fhitung
> Ftabel) dengan angka signifikansinya 0,000 lebih kecil dari 0,05 (0,000 < 0,05).
Nilai Fhitung lebih besar dari Ftabel serta signifikansinya lebih kecil dari 0,05
menunjukkan bahwa model penelitian dengan nilai beban operasional dan beban
tenaga kerja secara bersama-sama dapat mempengaruhi variabel dependen yaitu
pendapatan bagi hasil nelayan. Variabel independen (nilai beban operasional dan
beban tenaga kerja) dalam penelitian ini mampu menjelaskan sebesar 99,8%
terhadap variabel dependennya yaitu pendapatan bagi hasil nelayan, sedangkan
selebihnya sebesar 0,2% dijelaskan oleh variabel lain yang tidaak dibahas
dalampenelitian ini.