Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
Indah, Wulandari
Sri, Wahyuni
Marisa, Elsera
Subject
303.33. Kontrol Sosial
Datestamp
2022-05-31 04:24:43
Abstract :
Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui interaksi
sosial yang membentuk persepsi masyarakat terhadap Kampung Aceh.
Fenomena Kampung Aceh sebagai salah satu tempat penemuan dan
peredaran narkoba, dan tindak kriminal lainnya seperti pembunuhan,
perjudian, dan lain-lain di wilayah Kota Batam sungguh sangat
mencengangkan. Keberadaan Kampung Aceh ini dapat dipahami bahwa akan
timbul berbagai persepsi yang berbeda-beda dari masyarakat. Metode dalam
penelitian ini menggunankan metode kualitatif, dengan pendekatan deskriptif
karena peneliti ingin memberikan gambaran secara sistematis, faktual, akurat
serta data yang sesuai dengan permasalahan yang menjadi fokus dalam
penelitian ini yaitu interaksi sosial yang membentuk persepsi masyarakat
terhadap Kampung Aceh. Teknik penentuan informan yang digunakan adalah
teknik purposive sampling dengan kriteria informan yaitu masyarakat yang
mengetahui Kampung Aceh dan berinteraksi baik langsung maupun tidak
berinteraksi langsung dengan masyarakat tempatan Kampung Aceh,
masyarakat yang tinggal di perumahan sekitar Kampung Aceh, masyarakat
yang pernah bertempat tinggal di Kampung Aceh, dan masyarakat Kampung
Aceh. Hasil penelitian ini menemukan bahwa persepsi masyarakat terhadap
Kampung Aceh cenderung buruk. Adapun persepsi ini muncul karena
konstruksi yang ada di masyarakat. Yang mana konstruksi hadir melalui
tindakan dan interaksi individu yang secara terus menerus terhadap kenyataan
yang dimiliki dan dialami bersama dengan individu lain. Kampung Aceh
dinilai tidak sesuai dengan kebiasan masyarakat yang sangat menjauhi
narkoba dan tindakan kriminal. Ketika sesuatu dinilai tidak mengikuti
kebiasaan atau nilai sosial yang ada di masyarakat sekitar. Sehingga
masyarakat memberikan pandangan dan penilaian negatif terhadap
subjek/objek tersebut. Adapun masyarakat memberikan stereotipe negatif
yang berupa Kampung Aceh sebagai tempat kriminal, dan Kampung
Narkoba