Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
Siti, Marwiyah
Sri, Wahyuni
Marisa, Elsera
Subject
380. Perdagangan, Komunikasi, Transportasi
Datestamp
2022-05-31 04:25:29
Abstract :
Fenomena yang terjadi di Kecamatan Tambelan Kabupaten Bintan yaitu
penjualan telur penyu secara ilegal yang dilakukan oleh masyarakat Tambelan.
Penyu sebagai hewan yang dilindungi secara nasional maupun internasional.
Secara internasional penyu termasuk hewan yang terdaftar dalam CITES dalam
Appendiks I, secara nasional organisme ini dilindungi seperti diamanatkan UU
No. 5 Tahun 1990 Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan bagaimana
strategi berdagang telur penyu serta menjelaskan jaringan sosial berdagang telur
penyu. Penelitian ini dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi
yang dilakukan oleh peneliti. Metode yang digunakan adalah metode kualitiatif
deskriptif. Kerangka teori yang digunakan adalah teori jaringan sosial yang
dikemukakan oleh Fukuyama yaitu sekelompok agen-agen individual yang
berbagi norma atau nilai informal yang penting untuk transaksi pasar biasa.
Jaringan sosial terjadi karena adanya keterkaitan antara individu yang satu dengan
individu yang lainnya atau dengan kelompok sosial tertentu. Teknik penentuan
informan yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive
sampling, dengan menggunakan informan sebanyak 8 orang.
Dari hasil analisa dengan menggunakan teori tersebut dapat disimpulkan bahwa
strategi berdagang telur penyu yang dilakukan oleh petani telur penyu di
Kecamatan Tambelan dengan mengemas telur penyu dengan bubuk kopi serta
memasukkan dalam fibber ikan, dan menitipkan telur penyu ke anak buah kapal
(ABK). Jaringan sosial yang terjadi antara petani telur penyu di Kecamatan
Tambelan Kabupaten Bintan ini dikarenakan adanya ikatan kerja yang saling
menguntungkan. Jaringan sosial ini terbentuk diawali dengan komunikasi yang
intens antara petani telur penyu, pengepul telur penyu, ABK kapal penumpang
dan konsumen. Jaringan sosial yang sudah terbentuk ini akan susah untuk
dipisahkan tanpa adanya solusi untuk para petani telur penyu.