Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
Sri, Handayani
Inge Lengga Sari, Munthe
Asmaul, Husna
Subject
650 - 659 Management and Auxiliary Service (Manajemen dan Ilmu yang Berkaitan)
Datestamp
2021-12-14 04:01:35
Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menentukan harga pokok produksi per produk
menggunakan metode full costing, variable costing, dan perhitungan secara
konvensional dari ketiga metode tersebut. Penelitian ini dilakukan pada Usaha
kerupuk di CV. Kriya Rezeki KM. 11, Kota Tanjungpinang. Penelitian ini
menggunakan metode deskriptif kuantitatif yang menjelaskan secara sistematis
hasil akhir dengan menggunakan angka-angka. Data-data yang digunakan dalam
penelitian ini ada biaya produksi pada periode bulan November 2020. Hasil dari
penelitian ini menunjukkan bahwa dari ketiga produk terdapat selisih perbedaan
harga pokok produksi secara konvensional dengan metode full costing, dan
variable costing. Hasil selisih perbandingan harga pokok produksi menggunakan
perhitungan secara konvensional dengan metode full costing pada kerupuk
gonggong adalah sebesar Rp.7.134 , selisih perbandingan harga pokok produksi
menggunakan perhitungan secara konvensional dengan metode full costing pada
kerupuk Ikan tenggiri adalah sebesar Rp.7.190 Dan selisih perbandingan harga
pokok produksi menggunakan perhitungan secara konvensional dengan metode
full costing pada kerupuk sotong adalah sebesar Rp.7.134. Dan hasil selisih
perbandingan harga pokok produksi dengan metode full costing dengan metode
variable costing pada kerupuk gonggong yaitu sebesar Rp 2.527/pcs dan Ikan
tenggiri sebesar Rp 2.695/pcs, dan Sotong Rp. 2.527/pcs. Hal ini disebabkan
perhitungan secara konvensional tidak memperhitungkan biaya overhead pabrik
secara lebih rinci. Kesimpulan dari penelitian ini adalah perhitungan harga pokok
produksi dengan menggunakan metode full costing atau bisa menggunakan
metode variable costing karena lebih baik dan akurat daripada perhitungan secara
konvensional, karena metode full costing dan variable costing memperhitungkan
biaya-biaya lebih rinci selama proses produksi.