Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
Indriani Octa, Safitri
Imam, Yudhi Prastya
Edy, Akhyary
Subject
303.6 Conflict Social/Konflik Sosial
Datestamp
2021-12-23 02:55:35
Abstract :
Program BLT-DD merupakan program jaminan perlindungan sosial berupa
bantuan keuangan yang bersumber dari Dana Desa dan ditujukan bagi masyarakat
miskin dan rentan yang kesulitan dalam memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari
terutama akibat pandemi COVID-19. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa
kinerja implementasi dan mengetahui faktor penghambat yang terjadi dalam
pelaksanaan program BLT-DD di masa pandemi COVID-19 di Desa Telaga Tujuh,
Kecamatan Durai, Kabupaten Karimun. Penelitian ini menggunakan pendekatan
kualitatif berjenis deskriftif dengan sumber data yang digunakan adalah data primer
dan sekunder dimana pengumpulan data menggunakan teknik observasi,
wawancara dan dokumentasi. Data yang sudah di dapat dianalisis dengan
menggunakan langkah-langkah meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan
kesimpulan. Dalam penelitian kinerja implementasi program ini peneliti
menggunakan teori Ripley dengan aspek keluaran kebijakan. Hasil penelitian
menunjukkan (1) Dari sisi akses sudah berjalan dengan baik, kelompok sasaran
memiliki kemudahan untuk dapat bertemu dengan pemerintah desa untuk
memperoleh informasi atau melakukan pengaduan jika mendapat masalah, dan
sudah adanya media-media untuk memperoleh informasi. (2) Cakupan program
sudah diimplementasikan dengan baik (3) Frekuensi belum berjalan dengan baik,
terjadi keterlambatan pencairan pada tahap ke lima dan ke enam yang disebabkan
kesalahan administrasi dari pemerintah desa. (4) terjadi sedikit bias (menyimpang)
dalam kelompok sasaran, bahwa Penerima BLT-DD ada yang tidak harus
menerima BLT-DD seperti pedagang atau pengusaha, karena mereka tidak
tergolong masyarakat miskin. (5) Pelaksanaan sudah terlaksana tepat waktu,
dilaksanakan dimasa pandemi COVID-19 sebagai upaya menghindari kelompok
sasaran dari dampak ekonomi. (6) Dari sisi akuntabilitas sudah cukup berjalan baik,
dalam pelaksanaan program BLT-DD di Desa Telaga Tujuh sudah sesuai dengan
aturan yang mengatur hal tersebut. (7) Program BLT-DD sudah sesuai dengan
kebutuhan kelompok sasaran seperti untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup
sehari-hari akibat terkena dampak COVID-19. Peneliti menyimpulkan bahwa
kinerja implementasi program BLT-DD yang dilaksanakan pemerintah Desa
Telaga Tujuh kurang optimal