Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
Novia Elisabet, Simamora
Edison, Edison
Imam, Yudhi Prastya
Subject
363.34936 Flood Disaster Services/Pengamanan dari Bencana Banjir
Datestamp
2021-12-23 04:26:23
Abstract :
Persoalan kebencanaan memerlukan suatu penanganan khusus dari
pemerintah. Maka untuk penanganan bencana negara dengan kerawanan bencana
yang tinggi maka membutuhkan suatu tindakan yang terukur dan terencana
menggunakan suatu konsep manajemen strategi dalam penanggulangan bencana
paling bagus, efektif, dan efisien. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Strategi
BPBD Kota Tanjungpinang dalam Penanggulangan Bencana Banjir di Kota
Tanjungpinang. Jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik
analisis data dalam penelitian menggunakan teknik triangulasi. Strategi BPBD
dalam penanggulangan bencana banjir peneliti memakai 4 indikator proses
manajemen strategi dari teori David Hunger & Thomas Wheelen. Hasil penelitian
ini dilihat dari dimensi pengamatan lingkungan faktor eksternal memiliki peluang
dan ancaman serta internal memiliki kelemahan dan kekuatan. Dilihat dari
perumusan strategi sudah memiliki misi, strategi dan kebijakan sendiri. Dilihat dari
implementasi strategi BPBD dalam bentuk program pra bencana bencana dilakukan
oleh bidang pencegahan dan kesiapsiagaan, saat bencana dilakukan oleh bidang
darurat dan logistik, pasca bencana dilakukan oleh bidang rehabilitasi dan
rekonstruksi sudah berjalan, hanya saja belum optimal dapat dilihat dari kekurangan
personel BPBD Kota Tanjungpinang dalam implementasi program hanya pada titik
terparah saja. Pada evaluasi strategi yang dilakukan oleh BPBD Kota
Tanjungpinang dalam penanggulangan bencana banjir memang sudah dilakukan
namun evaluasi ini belum dilakukan secara maksimal atau secara kelanjutan. BPBD
Kota Tanjungpinang tidak melakukan evaluasi secara terus menerus dan periodik
hanya pada saat bencana terjadi dan rapat tahunan serta mingguan. Dari analisis
yang dilakukan perindikator maka dapat ditarik kesimpulan bahwa strategi yang
digunakan oleh pihak BPBD Kota Tanjungpinang dalam penanggulangan bencana
banjir belum berjalan dengan optimal karena masih banyak terdapat kekurangan
dalam pelaksanaannya