Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
Puja Lestari, Sitopu
Edison, Edison
Okparizan, Okparizan
Subject
336.2 Taxes and Taxation/Pajak dan Perpajakan
Datestamp
2021-12-23 04:50:48
Abstract :
Pelayanan publik berbasis elektronik di lingkungan Direktorat Jendral Pajak tertuang
dalam Peraturan Direktorat Jenderal Pajak Nomor PER-01/PJ/2017 Tentang
Penyampaian Surat Pemberitahuan Elektronik. Dimana untuk penyampaian surat
pemberitahuan (SPT) tahunan dapat dilaksanakan melalui media elektronik yang
lebih efektif dan efisien. Dalam penelitian ini akan menganalisis sejauh mana langkah
KPP Pratama Tanjungpinang secara kelembagaan dalam rangka kesiapan
pengimplementasian sistem layanan berbasis e-Government. Penelitian ini
menggunakan Teori Richardus Eko Indrajit (2005) tentang indikator penerapan e?Government, yaitu: Content Development, Competency Building, Connectivity, Cyber
Laws, Citizen Interfaces, Capital dengan menggunakan metode penelitian deskriptif
dengan pendekatan kualitatif melalui teknik pengumpulan data berupa wawancara,
observasi dan dokumentasi untuk mendukung penelitian ini. Kondisi dari
terselenggaranya e-Government di KPP Pratama Tanjungpinang dapat dikatakan
cukup baik secara Pengembangan Aplikasi, ketersediaan Infrastruktur, Perangkat
Hukum, Kanal Akses dan Kemampuan Keuangan (Anggaran). Meskipun ada yang
harus diperbaharui dan ditingkatkan lagi seperti pengoperasian aplikasi yang sering
error (server down) dan perlu update tampilan website agar mudah dipahami.
Pemenuhan dan pengembangan Sumber Daya Manusia di KPP Pratama
Tanjungpinang Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa kekurangan sumber
daya manusia untuk menjalankan sistem pelayanan dan kurangnya kegiatan pelatihan
dan pengembangan Sumber Daya Manusia untuk mendukung pelayanan publik
secara elektronik. Kesimpulannya adalah pelaksanaan penerapan e- Government di
KPP Pratama Tanjungpinang belum berjalan dengan optimal
khusus masih banyak terdapat kendala dan kekurangan. Tujuan dari penelitian ini
adalah untuk Mengimplementasikan kebijakan Pendidikan Inklusif bagi Anak
Berkebutuhan Khusus di Kota Tanjungpinang.Jenis penelitian yaitu deskriptif dengan
pendekatan kualitatatif. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik
triangulasi. Dalam Implementasi kebijakan pendidikan inklusif bagi anak
berkebutuhan khusus peneliti memakai 6 indikator dari teori Van Meter Van Horn.
Hasil dari penelitian ini dilihat dari dimensiStandar sasaran /Ukuran Kebijakan belum
optimal. Dilihat dari dimensi sumber daya Manusia maupun dari segi sarana dan
prasarana belum memadai.Dilihat dari dimensi Karakteristik Organisasi Pelakasana
Peran Implementor yang belum memahami peran Dilihat dari dimensi Sikap Para
Pelaksana, Para Implementor menerima dengan adanya kebijakan Pendidikan Inklusif.
Dilihat dari dimensi Komunikasi Antar Organisasi belum optimal, karena kurangnya
sosialisasi pendidikan inklusif di masyarakat. Dilihat dari dimensi pengaruh
lingkungan ekonomi social dan politik belum optimal dikarenakan kurangnya
informasi yang diberikan oleh Pelaksana kebijakan kepada Masyarakat.Kesimpulan
bahwa Kebijakan Pendidikan Inklusif belum berjalan dengan optimal karena dalam
pelaksanaan tersebut masih banyak terdapat kekurangan