Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
Ramadhan, Saputra
Agus, Hendrayady
Imam, Yudhi Prastya
Subject
362 Social Welfare, Problems and Services/Kesejahteraan Sosial, Permasalahan dan Layanan Sosial
Datestamp
2021-12-23 05:05:53
Abstract :
Kampung bugis merupakan salah satu wilayah yang telah melaksanakan
pembangunan program kotaku. Kawasan ini tidak memiliki sistem pengolahan
limbah rumah tangga sesuai persyaratan teknis. Secara keseluruhan permunkiman
kumuh di kelurahan Kampung Bugis yaitu RW 001 dan RW 006 terdiri dari 385
unit rumah tangga tidak memiliki sarana dan prasarana air limbah sesuai
persyaratan teknis, dan 11,24 Ha kawasan tidak terpelihara sarana dan prasarana
pengolahan air limbahnya, total keselurahan rumah yang harus dipasang aliran
SPALD-T di daerah pesisir yaitu 200 rumah tangga, kemudian yang hanya
terealisasi 145 SR jadi 55 rumah tangga yang belum tercover oleh aliran SPALD?T. SPALD-T yang berada di Kampung Bugis ini hanya fokus untuk pembuangan
air tinja dan air seni saja. Tentunya ini masih menjadi permasalahan karena
pembuangan lainnya masih tercemar ke laut. Metode penelitian dalam penelitian
ini adalah deskriptif kualitatif. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif,
dalam penelitian deskriptif kualitatif ini peneliti akan memberikan gambaran
sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta-fakta sesuai ruang lingkup
penelitian. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat diambil kesimpulan bahwa
Implementasi Pembangunan Sanitasi Pada Program Kotaku Di Kelurahan
Kampung Bugis Kota Tanjungpinang Tahun 2019 belum berjalan optimal, hal ini
dikarenakan beberapa hal yang dapat diuraikan sebagai berikut : Untuk fasilitas
sudah ada namun belum memadai seperti septi tank kemudian pipa yang banyak
mengalami kerusakan, kemudian tidak mencukupinya jumlah fasilitas dalam
pembangunan sanitasi di Kelurahan Kampung Bugis. Kemudian masih ada
sebagian masyarakat yang mengabaikannya dan menganggap sanitasi adalah hal
yang tidak begitu penting, khususnya bagi mereka yang tinggal di Kampung
Bugis disekitaran pesisir. Masih rendahnya kesadaran dan keterlibatan masyarakat
dalam pengelolaan sanitasi, utamanya pada tahap pemanfaatan dan pemeliharaan
sarana dan prasarana sanitasi di lingkungan tempat tinggal mereka sendiri