Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
Dina, Dahliana
Kustiawan, Kustiawan
Novi, Winarti
Subject
639.2092 Fishermen/Nelayan
Datestamp
2021-12-24 02:59:00
Abstract :
Desa Teluk Bakau merupakan desa yang terletak di Pulau Bintan,
Kepulauan Riau dan memiliki potensi sumber daya alam yang kaya, diantaranya
pertambangan bauksit, minyak dan gas serta pariwisata. Penelitian ini
menggunakan pendekatan teori Riant Nugroho (2008:5) yakni terdapat 4 indikator
untuk menganalisa pemberdayaan masyarakat nelayan di Desa Teluk Bakau.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif.
Hasil penelitian yang diperoleh yaitu: Dari segi akses, masyarakat nelayan belum
mampu mendapatkan wilayah tangkap yang cukup mudah dalam penangkapan
ikan di Desa Teluk Bakau. Dari segi partisipasi, pembangunan pariwisata yang
terjadi di Desa Teluk Bakau, terhadap pemberdayaan masyarakat nelayan belum
sepenuhnya diikutsertakan dalam pengambilan keputusan. Namun pembangunan
masih terus dilakukan di Desa Teluk Bakau. Dari segi kontrol, pengawasan
pemerintah desa dalam pembangunan pariwista di Desa Teluk Bakau pemerintah
desa hanya melakukan pertemuan antara masyarakat nelayan dengan pihak
pengelola pariwisata dan membahas permaslahan yang terjadi antara masyarakat
nelayan dengan pihak pariwisata. Dari segi manfaat, pemanfaatan sumber daya di
Desa Teluk Bakau masih belum di rasakan oleh masyarakat nelayan meskipun
masyarakat nelayan mampu mendapatkan hasil tangkap di laut untuk peningkatan
penghasilan masyarakat nelayan di Desa Teluk Bakau. Teknik pengumpulan data
dilakukan dengan cara wawancara, observasi dan dokumentasi terkait dampak
pembangunan pariwisata terhadap pemberdayaan nelayan di Desa Teluk Bakau.
Dampak negatif pembangunan pariwisata terhadap pemberdayaan masyarakat
nelayan masih dirasakan oleh masyarakat nelayan di Desa Teluk Bakau